WARTA IDAMAN

Dr. H. M. Suaidi, M.Ag.
Mens rea bukanlah bagian dari akhlakul mazmumah. Keduanya berasal dari sistem konsep yang berbeda:
Mens rea adalah istilah hukum dari bahasa Latin yang berarti “pikiran bersalah” atau niat jahat. Ini merujur pada kondisi mental seseorang saat melakukan tindak pidana, dan merupakan elemen kunci dalam hukum pidana untuk menentukan kesalahan.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
Akhlakul mazmumah adalah istilah dalam etika Islam yang berarti akhlak tercela atau perilaku buruk yang bertentangan dengan ajaran agama.
Tetapi, tindakan yang timbul akibat adanya mens rea (seperti pencurian, penipuan, atau pembunuhan yang disengaja) sering kali termasuk dalam kategori akhlakul mazmumah dalam pandangan Islam.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
Views: 13























