WARTA IDAMAN

Megamendung, Bogor, 8–9 Agustus 2026 — Yayasan Mutiara Semesta Abadi bekerja sama dengan Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) menyelenggarakan kegiatan Tadabbur Alam & Life Skill Education di Pondok Ilmu Kuta Bambu, Megamendung, Bogor, pada 8–9 Agustus 2026.
Mengusung tema “Pulih, Berkarya & Bersama Menumbuhkan Harapan”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran, pemulihan, dan pemberdayaan bagi para penyintas skizofrenia.
Peserta tidak hanya diajak menikmati suasana alam, tetapi juga belajar membangun kemandirian, kedisiplinan, kemampuan bersosialisasi, mengelola emosi, serta memahami kembali realitas kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dityaningsih Juliawati (Dita) selaku Pembina Yayasan Mutiara Semesta Abadi. Dalam sambutannya, Dita menegaskan bahwa setiap penyintas memiliki kesempatan untuk pulih, hidup bermartabat, dan kembali produktif apabila mendapatkan dukungan serta pendampingan yang tepat.
“Pemulihan bukan hanya tentang mengurangi gejala, tetapi juga mengembalikan harapan, martabat, dan kesempatan untuk berkarya,” ujarnya.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- BERENCANA BOLEH, TAPI JANGAN MELAMPAUI RENCANA ALLAH SWT (التدبير)
- Abdullah bin Salam: Jangan Takut Mengubah Pandangan Setelah Menemukan Kebenaran
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
Ketua KPSI , Bagus Utomo dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penyintas gangguan kesehatan jiwa. Menurutnya, penyintas bukanlah orang yang harus dijauhi, melainkan bagian dari masyarakat yang membutuhkan penerimaan dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Belajar dari Alam, Berkarya melalui Taman dan Berkebun
Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi tadabbur alam, membuat taman, berkebun, olahraga, permainan kelompok, malam keakraban, shalat berjamaah, tausyiah, serta sesi berbagi pengalaman dan motivasi.
Dalam kegiatan tadabbur alam, peserta diajak menikmati ciptaan Allah, melakukan refleksi, dan berbagi rasa syukur. Sementara kegiatan membuat taman dan berkebun menjadi salah satu aktivitas yang paling berkesan.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- “AWG Kembali Gelar BSP di November, Perkuat Advokasi Global Menuju Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina”
- Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
- Budayantara Berbagi untuk Kemanusiaan, Merawat Persaudaraan Indonesia–Palestina dari Sekolah
- Dr. Mukhtadi Menggagas Persatuan Umat Islam Dunia, Indonesia Diusulkan Jadi Pusat Ukhuwah Islamiyah Internasional
- Waqf Site Visit dan PKM Internasional BWI Dorong Inovasi Wakaf Produktif
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
Views: 14






















