Baca Juga di WARTA IDAMAN (6)
- Gugatan Pemadaman Listrik, Forkot Hadirkan Ahli dan Saksi di PTUN Banjarmasin
- Prihatin Karhutla Berkepanjangan, DPW KalSel & DPD Partai Ummat Banjarbaru Salurkan Voucher BBM dan Logistik untuk Relawan
- Krisis Kelistrikan Kalsel: Di Tengah Kabut Asap dan Air Macet, Janji Pemulihan PLN September 2026 Ditagih
- DPW Partai Ummat Kalsel & DPD Banjarbaru Menyampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Mantan Gubernur H. Rudy Ariffin
- BREAKING NEWS: Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
- “Gema Sholawat Bersama Haddad Alwi”, Perwakilan Pengurus DPD Partai Ummat Banjarbaru hadir
Hal ini justru menjadi pembelajaran penting bagi seluruh panitia bahwa proses pemulihan membutuhkan pendampingan yang konsisten dan memberikan pengertian. Oleh karena itu Mentor dan panitia berusaha hadir dalam setiap kegiatan, termasuk ketika peserta mengikuti permainan, berkebun, makan bersama, beribadah, maupun mengikuti kegiatan lainnya.
Dengan demikian, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar bagaimana menghadapi situasi nyata dengan dukungan yang aman.
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman hidup yang lebih teratur. Peserta mengikuti jadwal bersama, mulai dari bangun, shalat berjamaah, makan bersama, olahraga, berkebun, permainan, hingga waktu istirahat.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (7)
- PB Al Washliyah Resmikan Sekolah Sepak Bola Washliyah Football Academy
- Pengobatan Tradisional Metode Leluhur Tatamba Kampung Bersama Tim Minyak Waras: Pendaftaran Gratis & Biaya Seikhlasnya
- Gaya Dakwah Menggembirakan, LPEK PP Muhammadiyah Sukses Gelar Muhammadiyah Stand Up Comedy di UMY
- Dari Gen Alpha hingga Gen X, Parade Penyair Jendela Puspita Gaungkan Gelora Sumpah Pemuda
- Kejurda Floorball AFI DKI 2026 Dimulai 24 Oktober: Bidik Atlet Berbakat untuk Kejurnas dan PON
- Lestarikan Budaya Nusantara, 35 Penari Muda Sanggar KR Dinisha Unjuk Gigi di Kantor Kelurahan Cipayung Jaya
Rutinitas tersebut menjadi pengalaman penting karena dalam kehidupan sehari-hari sebagian peserta terbiasa menjalani aktivitas dengan lebih bebas tanpa jadwal yang terstruktur. Melalui kegiatan bersama ini, mereka belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan kemampuan mengikuti aturan
Ketua panitia sekaligus psikolog, Etna Maria, mengungkapkan rasa tertarik, haru, dan kekagumannya terhadap kegiatan tersebut.
Menurut Etna Maria, jika melihat kondisi penyintas sekitar 35 tahun lalu, situasinya sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Kesempatan bagi penyintas skizofrenia untuk pulih, bersosialisasi, bekerja, dan berkarya dahulu jauh lebih terbatas.
Kini, ia melihat perkembangan yang sangat menggembirakan. Para penyintas mampu mengikuti kegiatan bersama, beribadah, bekerja sama, berkebun, mengikuti permainan, berbagi pengalaman, dan menunjukkan kemampuan mereka.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (8)
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Rehab Panti Asuhan Al Marina, Korem 072/Pamungkas Hadirkan Lingkungan Lebih Layak dan Nyaman bagi Anak-anak
- Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H
- [HOAKS] Gerakan Buang Air ke Jalan Saat Tengah Hari Bisa Pancing Hujan, Ini Faktanya!
- Dewan Fatwa Al Washliyah Tegaskan Pembakaran Hutan dan Lahan Hukumnya Haram, Desak Penegakan Hukum Tegas
- BNCT dan Mitra Strategis Letakkan Fondasi Pendidikan bagi Generasi Muda Belawan
Etna Maria mengaku memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap perkembangan para penyintas sehingga selama kegiatan ia berusaha mendampingi dan mengamati berbagai aktivitas peserta.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dengan pendampingan dan lingkungan yang tepat, penyintas dapat menjalani kehidupan dan berkarya sebagaimana anggota masyarakat lainnya.
Para peserta yang mengikuti kegiatan ini memiliki latar belakang yang beragam. Di antaranya ada lulusan SMP, SMA, SMK, D3 bahkan beberapa lulusan S1 , serta peserta yang bekerja sebagai office boy, driver online, wirausaha, karyawan swasta , bekerja paruh waktu hingga pelaku usaha online
>>> ke Halaman 4
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- BERENCANA BOLEH, TAPI JANGAN MELAMPAUI RENCANA ALLAH SWT (التدبير)
- Abdullah bin Salam: Jangan Takut Mengubah Pandangan Setelah Menemukan Kebenaran
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
Views: 14






















