| EKSKLUSIF, Hanya di WARTA IDAMAN |

WARTA IDAMAN

Oleh: Iwan Samariansyah, S.Si., M.Si.
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Islam 45 Bekasi dan Universitas Terbuka.
Selasa sore, 15 September 2026, warga di sejumlah jalan di Banjarbaru menerima kabar yang sudah terlalu akrab: aliran listrik akan dihentikan sementara pukul 17.00 hingga 20.30 WITA. Pengumuman serupa, dengan pola kalimat yang hampir seragam, “sehubungan dengan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit”, juga beredar di Banjarmasin, di Martapura (Kabupaten Banjar), dan di Marabahan (Kabupaten Barito Kuala). Bagi warga di sana, pemadaman bergilir bukan lagi peristiwa insidental. Ia sudah menjadi ritme hidup, hampir setiap hari, sejak pertengahan tahun.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- 5 Tips Konsisten Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari agar Tetap Istiqomah
- Kajian Kitab Al-Hikam #2
- Ketum Al Washliyah: Teladani Kepemimpinan Amanah dan Keadilan Ekonomi Rasulullah
- Amal sedikit penuh kesadaran Ilahi lebih baik dari pada banyak amal dengan kesombongan diri
- Maulid Barokah Munajat kami pada MU, Yaa Allah
- Hadiah Terindah di Sepertiga Malam dan Fajar
Yang membuat ironi ini terasa lebih pedih adalah lokasinya. Kalimantan Selatan bukan provinsi tertinggal yang belum tersentuh infrastruktur energi. Ia justru salah satu lumbung energi paling produktif di Republik Indonesia. Bersama Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, provinsi ini menjadi tulang punggung pasokan batu bara nasional, komoditas yang menghidupi lebih dari separuh pembangkit listrik di seluruh negeri.
Kaya di Atas Bumi, Gelap di Rumah Sendiri
Data Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM menyebutkan Kalimantan menyumbang sekitar 82 persen produksi batu bara nasional pada 2024, dan sekitar 70 persen batu bara yang memasok pembangkit listrik dalam negeri berasal dari pulau ini. Kalimantan Selatan sendiri tercatat memproduksi 237 juta ton batu bara pada tahun itu, terbesar kedua setelah Kalimantan Timur. Ditambah hamparan kebun sawit yang membentang di Tanah Bumbu, Kotabaru, hingga Tanah Laut, provinsi ini pantas disebut lumbung energi ganda : energi fosil dan energi nabati sekaligus.
Namun kekayaan itu tidak berbanding lurus dengan keandalan listrik bagi penduduknya sendiri.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
“Ya Allah, berilah petunjuk kepada para pemimpin kami, dan karuniakanlah taufik kepada mereka untuk melakukan hal yang membawa kebaikan bagi negeri dan rakyat. Serta jadikanlah mereka orang-orang yang menyayangi hamba-hamba-Mu yang beriman.”

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
“Ya Allah, barangsiapa yang memegang imarah (memimpin) urusan umat lalu ia mempersulit kami, maka persulitlah ia. Dan barangsiapa yang memegang urusan umat lalu ia berlaku lembut kepada kami, maka berlakulah lembut kepadanya.”
Sejak Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dengan PLN Unit Induk Distribusi Kalselteng awal Juli 2026, publik mengetahui bahwa pemadaman bergilir dipicu gangguan pada sejumlah pembangkit swasta yang menjadi mitra pemasok PLN, termasuk kerusakan mesin di PLTGU Bangkanai, Barito Utara. Ketua Komisi III DPRD Kalsel saat itu menyampaikan keresahan warga yang terdampak pemadaman hingga empat kali dalam sepekan. PLN sendiri memperkirakan kondisi normal baru akan pulih pada akhir September 2026, sebuah tenggat yang, sampai pertengahan bulan, belum juga terpenuhi bagi banyak wilayah.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
- 15 Negara Hadir di IICF 5th, 3.500 Penari Siap Guncang Ancol dengan Semarak Jali-Jali
- FFP Universitas Paramadina Bawa Perspektif Lintas Disiplin ke Malaysia, Bekali Calon Mutawwif Hadapi Tantangan Global
- Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI
- Mentan Amran di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Swasembada Pangan, Ekspor Beras Hingga ASEAN dan 10 Ribu Ton ke Palestina
- Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi 2027, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
- Glocalizing Entrepreneurship Education: Forum Internasional IFEE 2026 Hadirkan Sandiaga Uno dan Akademisi Global untuk Masa Depan Berkelanjutan

Views: 1





















