فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ
(Fai-dzaa faragta fann-shob).
Artinya, “Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain”.
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ
(Wa ilaa robbika farghob).
Artinya, “dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”.
Ki Ageng Batman bersyukur kepada Allah Ta’ala karena anak-anaknya Jalal dan Tanjung telah menjadi Pendekar Langit, yang mampu mengalahkan Adi Seruling Sakti 2 periode. Begitu juga Miss Kiara dan Mbak 00 WeIBe yang merupakan Ibu Jalal dan Tanjung, sangat berbahagia dan bersyukur kepada Allah Ta’ala karena dengan ijin Allah Ta’ala, ke dua anak mereka itu, Jalal dan Tanjung, mampu menyelamatkan mereka dari bahaya besar karena ancaman serangan dari Adi Seruling Sakti.
Selain itu ke dua istri Ki Ageng Batman juga bersyukur kepada Allah Ta’ala yang juga telah memberikan Wahyudi kekuatan Mendung Pembawa Hujan sehingga membuat Adi Seruling Sakti yang berniat jahat kepada mereka, pingsan.
Begitulah dinamika kehidupan manusia, dalam kesulitan ada kemudahan.
Tetapi jika sudah dapat menyelesaikan suatu urusan, kerjakanlah urusan lain dengan sungguh-sungguh.
Pada saat rombongan Ki Ageng Batman, Wahyudi, Miss Kiara, Mbak 00 WeIBe dibawa terbang oleh Jalal dan Tanjung, karena kondisi Perahu Surya rusak berat, akibat serangan Adi Seruling Sakti, dari kejauhan Wahyudi melihat sesuatu yang mencurigakan di depan.
Apa yang terjadi, jika Jalal dan Tanjung lalu emosi dan tanpa berpikir panjang lalu menyerang sesuatu yang mencurigakan dengan kombinasi ajian Bandung Bondowoso yang mematikan, karena ada bayangan naik turun dari bumi ke langit, yang dianggapnya sebagai musuh yang berbahaya?
Apa jadinya kalau ternyata bayangan itu adalah Salahudin yang sedang menggendong Raja Danang Sayidin Panotogomo di punggungnya, karena beliau sudah sadar, sementara Pangeran Hafiz Bagus Tinukur dan Pendekar Langit Abu Arang yang belum sadar didekap di dada Salahudin dengan tangan kiri, sedang mantak Aji Seribu Bulan sedang tangan kanannya bersiap untuk melakukan serangan dengan ajian Telapak Tangan Langit?
Betapa dahsyat benturan yang akan terjadi pada aksi 3 Pendekar Langit tersebut.
Apakah mereka bertiga akan mengalami nasib yang sama dengan 3 Pendekar Langit Raja Danang Sayidin Panotogomo, Pangeran Hafiz Bagus Tinukur dan Pendekar Langit Abu Arang yang hampir mati sampyuh?
Sementara Jalal dan Tanjung sedang menerbangkan Perahu Surya yang ditumpangi Ki Ageng Batman, Wahyudi, Miss Kiara dan Mbak 00 WeIBe.
Ada pun Salahudin sedang membawa Raja Danang Sayidin Panotogomo, Pangeran Hafiz Bagus Tinukur dan Pendekar Langit Abu Arang.
Dus, jika terjadi benturan antara kesaktian mereka, akan sangat membahayakan jiwa, bukan saja bagi 3 Pendekar Langit Salahudin, Jalal dan Tanjung, tetapi juga tokoh tokoh elit politik lainnya di Kerajaan Matraman Raya.
Maka hanya kepada Allah Ta’ala semua makhluk berharap.
oleh: MJK, jurnalis PJMI.
*mjkr/ pjmi/ wi/ nf/ 291025
Views: 112


























