Pemikiran Jusuf Kalla mencerminkan pendekatan pragmatis dan berorientasi pada hasil.
WARTA IDAMAN

Drs Muhammad Jusuf Kalla, seorang pengusaha besar Sulawesi Selatan telah malang melintang di dunia usaha nasional. Lahir di Watampone, Bone pada 15 Mei 1942, dari pasangan pengusaha Haji Kalla dan Athirah, masa kecilnya dihabiskan di tanah kelahirannya. Ketika berusia 10 tahun, ia sekeluarga pindah ke Makassar, di mana kedua orangtuanya membeli sepetak ruko untuk tempat tinggal sekaligus tempat usaha dengan berdagang kain. Berasal dari keluarga saudagar, Jusuf Kalla yang berdarah Bugis ini sejak kecil telah akrab dan dengan lingkungan dunia usaha.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
Usai mengantongi gelar sarjana ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Jusuf Kalla ditunjuk mengelola NV Hadji Kalla Trading Company, perusahaan hasil bumi pada 1967. Pada 1969, ketika baru ditunjuk sebagai agen pemasaran mobil, Jusuf Kalla memenangkan tender pengadaan kendaraan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, dan saat itu menguasai lebih dari 50% pasar mobil di wilayah Indonesia Timur. Bidang usahanya terus melebar ke dunia kontraktor PT Bumi Karsa, dipercaya membangun beberapa bandara di Indonesia Timur, hingga beberapa proyek Bandara Soekarno-Hatta. Bidang produksi pakan ternak dan udang PT Bukaka Agro tahun 1976, PT Bukaka Meat mengelola industri daging dan ikan beku.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
Views: 23
























