Beranda / SEMESTA / Jusuf Kalla, Bapak Perdamaian dan Ekonomi Masjid

Jusuf Kalla, Bapak Perdamaian dan Ekonomi Masjid

Tahun 1978 bisnisnya mulai merambah keluar Sulawesi mendirikan PT Bukaka Teknik Utama di Jawa Barat, Tahun 1990-an mendirikan PT Bumi Sarana Utama agen aspal curah, PT Baruga Asrinusa Development di bidang perumahan, dan PT Kalla Inti Karsa. Di bidang transportasi mendirikan Cahaya Bone, PT Bukaka Lintastama dan PT Kalla Lines. Tahun 1995 kelompok usaha Kalla Group menjadi konglomerasi usaha di kawasan timur Indonesia, meliputi bidang usaha jasa transportasi, telekomunikasi, perikanan, property, perkebunan, perikanan, otomotif, dan lainnya. 

Pemikiran Jusuf Kalla mencerminkan pendekatan pragmatis dan berorientasi pada hasil. Pertama, pembangunan Infrastruktur yang merupakan motor penggerak ekonomi, infrastruktur yang baik dapat meningkatkan konektivitas dan efisiensi ekonomi. Kedua, pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu cara mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja. Ketiga, perkembangan ekonomi dan sosial harus berjalan seimbang dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keempat, stabilitas politik dan ekonomi adalah kunci untuk pertumbuhan dan pembangunan yang berkelanjutan. Kelima, sumber daya alam harus dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi negara dan masyarakat melalui investasi teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas. Keenam, kolaborasi kemitraan Publik-Swasta sebagai cara mengoptimalkan sumber daya dan keahlian dari kedua sektor dalam proyek-proyek pembangunan dan investasi.

Jusuf Kalla juga dikenal sebagai tokoh yang piawai menyelesaikan konflik di Indonesia. Perannya dalam menyelesaikan konflik tidak saja konflik di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Di dalam negeri Jusuf Kalla berperan penting dalam menyelesaikan konflik di Poso, Ambon, Aceh, hingga Papua. Pada 2009 usai mengakhiri jabatannya sebagai Wakil Presiden RI, ia menjadi mediator perdamaian di Thailand, Afghanistan, dan Myanmar.

Upaya dan keberhasilannya mendamaikan konflik mengantarkan dirinya dinobatkan sebagai Bapak Perdamaian oleh organisasi dan lembaga pendidikan, baik dari dalam maupun luar negeri. Gelar Bapak Perdamaian Indonesia dari Universitas Islam Malang (2015), sebagai bapak inspirasi perdamaian dunia bagi pemuda Indonesia dari Indonesia Youth Forum (2019), dan beberapa penghargaan dari Universitas di luar negeri seperti Thailand dan Jepang.

Views: 23

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 1
  • 246
  • 199
  • 239
  • 186
  • 1,789
  • 4,820
  • 82,263
  • 82,263
  • 156,985
  • 26
  • 5,003
  • 271