Pererat Ukhuwah Islamiyah Antarjemaah Lewat Kegiatan Syiar dan Kebersamaan di Luar Kota

abc

WARTA IDAMAN

CIPANAS โ Ukhuwah Islamiyah dan keceriaan menyelimuti para jemaah Majlis Taklim Al Kahfi di bawah pimpinan Riza Farah Diba. Mereka sukses menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di luar kota, tepatnya di Villa Jasmin, Cipanas, pada tanggal 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Kegiatan luar kota ini diadakan dengan tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi antar jemaah, menyegarkan pikiran di lingkungan yang asri, serta memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam suasana yang lebih akrab dan penuh kekeluargaan.
Acara yang berkesan ini bermula dari curahan hati (curhat) para murid kepada Ustadzah Nur Azizah selaku guru pembimbing. Murid-murid menyampaikan keinginan mereka untuk mengadakan kegiatan menginap bersama sekaligus merayakan Maulid Nabi di villa. Merespons aspirasi tersebut, Ustadzah Nur Azizah kemudian bersilaturahmi kepada Bapak Mukhlis Syamaun ketua RW 07 CBS, berkat dukungan dan sinergi yang baik, rencana tersebut akhirnya dapat diwujudkan dengan lancar.
Seluruh rangkaian acara yang tertuang dalam rundown diikuti oleh jemaah dengan penuh riang gembira dan antusiasme tinggi. Berbagai kegiatan kebersamaan digelar, mulai dari ibadah sholat berjemaah yang khusyuk, senam pagi bersama untuk menjaga kebugaran, hingga momen keseruan berbelanja oleh-oleh bersama di Pasar Cipanas.
Momen-momen kebersamaan seperti ini menjadi hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, namun berhasil dilaksanakan dengan kompak di tempat ini.
Puncak acara peringatan Maulid Nabi berlangsung dengan sangat meriah dan khidmat. Rangkaian ibadah dimulai dari pembacaan Yasin, tahlil, dan tazkir maulid. Memasuki acara inti, para jemaah dengan khusyuk mendengarkan tausiah agama yang disampaikan langsung oleh Ustadzah Nur Azizah. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas tentang pentingnya meneladani akhlak mulia baginda Nabi, yang sekaligus berhasil menambah wawasan serta mempertebal rasa cinta jemaah kepada Rasulullah SAW.
Suasana kehangatan dan rasa kekeluargaan semakin kental saat waktu makan bersama tiba. Hidangan kue-kue yang komplit, mulai dari aneka kue basah hingga kue kering, serta berbagai jenis buah-buahan segar yang disajikan, ternyata dibawa secara swadaya oleh masing-masing jemaah. Semua membawa makanan dari rumah lalu dikumpulkan untuk dinikmati bersama-sama, mencerminkan indahnya kebersamaan dan konsep gotong royong.
Ketua Majlis Taklim Al Kahfi, Riza Farah Diba, menyampaikan rasa haru dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara ini. Beliau secara khusus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah tulus membantu, seperti Bapak Mukhlis Syamaun selaku Ketua RW 07 CBS dan Ustadzah Yulli Yudiyani Wahyuningsih
Dan Drg Rinati Adrin, baik secara moril maupun materiil, sehingga agenda maulid luar kota ini dapat berjalan dengan sukses tanpa kendala.
Semoga kegiatan ini membawa keberkahan yang melimpah bagi seluruh jemaah, memperkuat iman dan takwa, serta menjadikan Majlis Taklim Al Kahfi semakin kompak dan istiqomah dalam menyiarkan kebaikan di masa-masa yang akan datang.(AW)
*****
Terima kasih telah membaca artikel ini. Dapatkan artikel menarik lainnya di sini.
Dukung terus WARTA IDAMAN โ Berita Semesta "Syiar Hijrah".
Silakan berikan komentar yang membangun pada kolom di bawah ini.
Jangan lupa membagikan artikel ini ke media sosial Anda melalui tombol bagikan di bawah!
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- PB Al Washliyah Resmikan Sekolah Sepak Bola Washliyah Football Academy
- Rekam Jejak Iwan Samariansyah: Dari Jurnalis Senior hingga Menjadi Pilar Historis PJMI
- Pesan dan Kesan untuk PJMI di Usia ke-15
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Napas Perjuangan 15 Tahun PJMI: Dari Tujuh Pemrakarsa hingga Kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia: dari tujuh pemrakarsa hingga kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

anwi/ wi/ nf/ 021126: anugrah
Views: 5





















