Beranda / LIFESTYLE / PUISI: “SADAP”

PUISI: “SADAP”

Tazbir Abdullah

SADAP
Karya: Tazbir Abdullah 

Saat menikmati makan di Manado…
Mereka tanya, “Sadap? Enak?”

Waktu berkunjung ke perkebunan di Sumatra,
jumpa juga dengan penyadap getah karet…
Walau hidupnya pas-pasan…
Tapi nyadapnya halal…

Kini ada juga nyadap yang tidak legal…
Nyadap kriminal namanya…
Menghebohkan jagad raya…

Bangsa ini sedang dicoba…

Mari berdoa pada Yang Kuasa…
Untuk pulihnya kehormatan bangsa…

*****

Jogja, 6 November 2026
Instagram: @tazbirabdullah


Terima kasih telah membaca artikel ini. Dapatkan artikel menarik lainnya di sini.
Dukung terus WARTA IDAMAN – Berita Semesta "Syiar Hijrah".
Silakan berikan komentar yang membangun pada kolom di bawah ini.
Jangan lupa membagikan artikel ini ke media sosial Anda melalui tombol bagikan di bawah!

*taab/ wi/ nf/ 061026: tazbir

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebuah karya puisi reflektif yang menyoroti pergeseran makna kata "sadap". Mulai dari pujian kelezatan kuliner di Manado, perjuangan halal penyadap getah karet di Sumatra, hingga sindiran tajam terhadap fenomena penyadapan ilegal ...

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 56
  • 42
  • 68
  • 54
  • 2,148
  • 9,244
  • 88,290
  • 88,290
  • 162,029
  • 0
  • 5,059
  • 272