Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Rapat Raksasa IKADA 1945 Ungkap Peran Kaum Betawi
- PB FORMULA Apresiasi dan Doakan Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
- 60 Tahun KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa: Transformasi Modal Sosial Menjadi Kekuatan Komunikasi Politik pada Era Network Society
- Kalimantan Selatan: Gelap di Lumbung Energi
- KEMENANGAN TALIBAN, HTS, DAN HOUTHI
- PANDUAN SAINS DAN REGULASI CUACA SERTA ARUS LAUT BAGI NAKHODA
Sementara itu, peserta pameran dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Haldani, mendorong agar penyelenggaraan pameran kaligrafi pada tahun berikutnya menghadirkan karya yang lebih beragam.
Menurutnya, pameran dapat menjadi ruang untuk menampilkan bentuk-bentuk kaligrafi yang belum banyak muncul dalam ajang MTQ. Hal tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari inovasi dalam pengembangan seni kaligrafi.
“Tahun depan harus lebih variatif. Kaligrafi-kaligrafi yang tidak ada di MTQ bisa kita hadirkan sebagai salah satu bentuk inovasi,” ujar Haldani.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- LPPOM dan Balai POM DKI Jakarta Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal
- Volume Sampah Jakarta Capai Ribuan Ton per Hari, Josephine Dorong Warga Lebih Disiplin
- Danrem 072/Pamungkas Buka Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI
- Sambut Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Fauzi Amro : Prudent dan Paham Fiskal
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
- Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban
Ia juga mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam Pameran Kaligrafi Internasional di Semarang. Karya yang dibawanya turut memadukan unsur lokal sebagai bagian dari eksplorasi artistik
“Saya bersyukur bisa ikut andil dalam pameran Kaligrafi Internasional di Semarang. Melalui karya kami yang memadukan nuansa lokal, event kali ini menjadi lebih meriah,” tuturnya.
Berakhirnya pameran di Semarang diharapkan tidak menjadi penutup bagi geliat seni kaligrafi, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan karya yang semakin beragam, inovatif, dan dekat dengan kekayaan budaya lokal pada penyelenggaraan berikutnya.
.*****
Baca Juga di WARTA IDAMAN (8)
- UIA Gelar Kuliah Umum Perdana Tahun Akademik 2026-2027
- Pameran Kaligrafi Internasional di Semarang Resmi Ditutup, JIC Dorong Inovasi hingga MTQ 2027
- Salat Istisqa Digelar di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Tak Lama Kemudian Hujan Turun Deras
- PB Al Washliyah akan Dirikan Sekolah Sepak Bola: Bentuk SSB Bunker Al Washliyah Soccer School
- Hadir di myBCA, LAZNAS Dewan Dakwah Mudahkan Umat Tunaikan ZIS untuk Dakwah Pedalaman
- Bawaslu DKI Jakarta dan LPSK RI Perkuat Kolaborasi Demokrasi dan Nomokrasi
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

*ibys/ pjmi/ wi/ nf/ 190926
Views: 1


















