WARTA IDAMAN

Dr. H. M. Suaidi, M.Ag.
Syaikh Ibnu Atha’illah penyusun kitab Hikam memberikan panduan untuk mendapatkan kedamaian dalam mensikapi takdir dari Allah SWT. Dengan memahami dan menghayati pesan-pesan beliau, kita dapat belajar untuk hidup dengan ikhlas dan tawakal, menerima setiap keadaan dengan kelapangan hati. Diantaranya ungkapan dari Syaikh Ibnu Atha’illah adalah:
إرادَتُكَ التَّجْريدَ مَعَ إقامَةِ اللهِ إيّاكَ في الأسْبابِ مِنَ الشَّهْوَةِ الخَفيَّةِ، وإرادَتُكَ الأَسْبابَ مَعَ إقامَةِ اللهِ إيّاكَ فِي التَّجْريدِ انْحِطاطٌ عَنِ الهِمَّةِ العَلِيَّةِ.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Abdullah bin Salam: Jangan Takut Mengubah Pandangan Setelah Menemukan Kebenaran
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
Keinginanmu untuk meninggalkan sebab-sebab duniawi ketika Allah SWT. telah menempatkanmu di dalamnya adalah nafsu tersembunyi. Sebaliknya, keinginanmu untuk terlibat dalam sebab-sebab duniawi ketika Allah SWT telah menempatkanmu dalam keadaan bebas dari sebab-sebab tersebut adalah penurunan dari semangat yang tinggi.
Syaikh Ibnu Atha’illah mengajarkan beberapa hikmah yang sangat penting:
1. Pemahaman Tentang Posisi dan Peran .
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
Syaikh Ibnu Atha’illah menekankan bahwa setiap orang ditempatkan oleh Allah dalam posisi dan peran tertentu dalam kehidupan ini. Ada kalanya kita berada dalam keadaan yang membutuhkan usaha dan keterlibatan dalam sebab-sebab duniawi. Pada saat lain, kita mungkin ditempatkan dalam keadaan yang lebih fokus pada pengabdian dan ibadah yang lebih langsung kepada Allah SWT. Menginginkan sesuatu yang berlawanan dengan keadaan yang telah Allah tetapkan untuk kita adalah bentuk ketidakpuasan yang berasal dari nafsu tersembunyi.
>>> ke Halaman 2

Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
- Kepecayaan (Trust) harus Dijaga
Views: 46





















