Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Tradisi Serah Terima Dandim 0734/Yogyakarta
- Hari Jadi Ke-75 Humas Polri: Kapolda Gorontalo Berbagi Kehangatan Dengan Insan PERS
- Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi
- Kemenhaj Tetapkan Rencana Perjalanan Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April
- Kapolda Gorontalo Dan Ketua Bhayangkari Daerah Hadiri Donor Darah Hari Jadi KE-75 Humas POLRI
2. Ikhlas dan Tawakal
Keikhlasan dan tawakal menjadi inti dari ajaran ini. Ketika Allah menempatkan kita dalam keadaan yang memerlukan usaha duniawi, kita harus ikhlas menjalaninya dan melakukan yang terbaik tanpa mengeluh. Sebaliknya, ketika kita berada dalam keadaan yang lebih bebas dari sebab-sebab duniawi, kita harus menerima dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menginginkan keadaan yang berbeda menunjukkan kurangnya keikhlasan dan tawakal dalam menerima takdir Allah.
3. Menghindari Nafsu Tersembunyi
Baca Juga di WARTA IDAMAN (6)
- Gugatan Pemadaman Listrik, Forkot Hadirkan Ahli dan Saksi di PTUN Banjarmasin
- Prihatin Karhutla Berkepanjangan, DPW KalSel & DPD Partai Ummat Banjarbaru Salurkan Voucher BBM dan Logistik untuk Relawan
- Krisis Kelistrikan Kalsel: Di Tengah Kabut Asap dan Air Macet, Janji Pemulihan PLN September 2026 Ditagih
- DPW Partai Ummat Kalsel & DPD Banjarbaru Menyampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Mantan Gubernur H. Rudy Ariffin
- BREAKING NEWS: Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
- “Gema Sholawat Bersama Haddad Alwi”, Perwakilan Pengurus DPD Partai Ummat Banjarbaru hadir
Ungkapan ini juga mengingatkan kita untuk selalu introspeksi dan menyadari adanya nafsu tersembunyi dalam diri kita. Keinginan untuk meninggalkan sebab-sebab duniawi ketika Allah SWT menempatkan di dalamnya bisa jadi bukan murni karena cinta kepada Allah, melainkan karena ketidakpuasan atau keinginan yang tersembunyi. Demikian pula sebaliknya, keinginan untuk terlibat dalam sebab-sebab duniawi ketika Allah SWT. telah memberikan kesempatan untuk fokus pada ibadah adalah penurunan dari semangat dan tujuan yang lebih tinggi.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
4. Kesadaran Akan Takdir Allah SWT.
Terakhir, ungkapan ini mengajarkan kita tentang pentingnya kesadaran akan takdir Allah. Setiap keadaan yang kita hadapi adalah bagian dari takdir Allah yang harus diterima dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Menentang atau menginginkan keadaan yang berbeda dari yang Allah SWT. tetapkan hanya akan menjauhkan kita dari rasa syukur dan ridha kepada-Nya.
>>> ke Halaman 3

Baca Juga di WARTA IDAMAN (7)
- Lestarikan Budaya Nusantara, 35 Penari Muda Sanggar KR Dinisha Unjuk Gigi di Kantor Kelurahan Cipayung Jaya
- PUISI: “KARHUTLA”
- Kesempatan Masih Terbuka! Ayo Daftarkan Tim di Kejurda AFI 2026
- Tiket Film Pirunduk Cuma Rp25 Ribu di Banjarmasin dan Kuala Kapuas, Ini Cara Mendapatkannya
- AFI DKI Jakarta Perkuat Pembinaan Floorball, Libatkan 200 Atlet Pelajar
- AFI DKI Jakarta Gelar Floorball Creative Competition 2026
Views: 46





















