Beranda / KOLOM / Azis Khafia: Rapat Raksasa IKADA 1945 Ungkap Peran Kaum Betawi

Azis Khafia: Rapat Raksasa IKADA 1945 Ungkap Peran Kaum Betawi

Kiprah Moefreni tidak berhenti di IKADA. Ia kemudian menjadi Komandan Resimen V Jakarta (berganti jadi Resimen Cikampek pasca-pengosongan Jakarta oleh Sekutu), memimpin pengamanan Perundingan Linggarjati, hingga mendarmabaktikan diri di DPRD DKI sampai MPR setelah pensiun militer. Sejak 2016, LKB telah mengusulkan gelar Pahlawan Nasional untuknya—sebuah pengakuan yang layak menyusul Ismail Marzuki yang ditetapkan pada 2004. Pertanyaannya kini, apakah Pemda Jakarta di bawah kepemimpinan Pram-Doel dan Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi (LAKB) yang baru mendapat SK Gubernur akan melanjutkan estafet perjuangan pengakuan sejarah ini?

Makna Strategis IKADA: Lebih dari Sekadar Pidato

Rapat Raksasa IKADA bukan sekadar seremonial. Bung Hatta sendiri pernah menegaskan, “Tak mungkin kita merayakan 17 Agustus kalau tidak merayakan Rapat IKADA karena itu kepentingan seluruh rakyat.” Jika Proklamasi hanya dihadiri sekitar 200 elit, maka IKADA dihadiri 250.000 rakyat biasa yang berani menghadapi bayonet terhunus.

Views: 4

Halaman: 1 2 3

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 1
  • 132
  • 84
  • 122
  • 91
  • 841
  • 13,623
  • 76,523
  • 76,523
  • 152,095
  • 4
  • 4,849
  • 270