Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
- Hikmah dari Neutrino: Menangkap Energi Ilahi dengan Qalbun Salim
- Masyhuril Khamis Imbau Jemaah Umrah Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
- Pasca-Polemik Statement Bulan Dana PMI Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Ramdansyah Dorong 5 Langkah Strategis Pembenahan Tata Kelola Kemanusiaan di Jakarta
- Bantah Isu Tebang Pilih, Polisi Watch Minta Insan Pers Tetap Objektif
*Dakwah yang Hangat di Tengah Keberagaman*
Sebagian besar warga Opang menganut kepercayaan Aluk Todolo (animisme) dan Kristen. Karena itu, pendekatan kultural menjadi jalan utama dakwah Ustaz Riswan.
Ia hadir dalam kegiatan adat, membantu di ladang, ikut pesta panen kopi, dan berbaur dalam keseharian masyarakat. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan diberi ruang untuk menyampaikan tausiyah di tengah acara adat. Menariknya, bukan hanya muslim, warga nonmuslim pun ikut mendengarkan dengan penuh perhatian.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang
- Ketua Bidang Halal MUI Masyhuril Khamis Sesalkan Penundaan Wajib Halal
- Pertamina Gandeng Pemprov dan Polda Sulut, Distribusi BBM Dipercepat
- Kapolres Bantul Gelar Jumat Keliling di Pandak, Siapkan Petugas Penyeberangan Pelajar
- Subuh Penuh Makna, Kapolda Gorontalo Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat
- Masyhuril Khamis Harap Wajib Halal Tahap Kedua Konsisten Dilaksanakan
*Masjid Kayu Nurul Huda, Sumber Cahaya di Lereng Gunung*
Masjid Nurul Huda berdiri sederhana, berdinding kayu, dengan tangga kecil di sisi kanan dan kiri. Jamaahnya tak banyak. Saat shalat Jumat, kadang hanya enam orang yang hadir, karena sebagian besar warga sedang berada di kebun.
Namun, kehadiran Ustaz Riswan membawa napas baru. Bersama warga, ia memperbaiki bagian dapur masjid yang bolong agar tidak lagi dimasuki anjing. Masjid kayu itu kini menjadi pusat kegiatan keislaman di Kampung Opang.
Pada hari ketiganya di Opang, Ustaz Riswan mulai mengajar anak-anak TPA di Masjid Nurul Huda. Kegiatan belajar dilakukan setiap sore setelah ashar.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 17























