Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- KEMENANGAN TALIBAN, HTS, DAN HOUTHI
- PANDUAN SAINS DAN REGULASI CUACA SERTA ARUS LAUT BAGI NAKHODA
- Musrenbang tidak Hanya Sekadar Ritual: Menagih Hak Rakyat Miskin atas Anggaran Negara
- MENERAPKAN PANCA CINTA DALAM KURIKULUM MERDEKA
- Bulan Dana PMI: Antara Kesukarelaan dan Kewajiban
- Sekjen Al Jam’iyatul Washliyah Prof.DR.H.Saifuddin Herlambang S.Ag.,MA,: Alwashliyah Organisasi Perekat
Ia juga mengungkapkan bahwa tuntutan performa, budaya hustle, serta ekspektasi yang tidak realistis turut memicu peningkatan kecemasan, baik dalam lingkungan akademik maupun profesional, terutama setelah pandemi.
Di sisi lain, Yohan melihat munculnya era kesadaran baru dalam masyarakat. Stigma terhadap kesehatan mental mulai berkurang sehingga masyarakat, termasuk mahasiswa, semakin proaktif mencari bantuan profesional ketika menghadapi persoalan psikologis.
Tantangan Konseling

Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
- Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban
- Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Jakbar Siapkan 9 Posko Kesehatan untuk Layani Masyarakat
- ANTARA Perkuat Koordinasi dengan Instansi Terkait Cari Pewarta Foto Hilang Kontak
- Danrem 072/Pamungkas Bekali Mahasiswa Baru UMBY Semangat Bela Negara
- Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah
Yohan menyebut dampak media sosial sebagai salah satu tantangan utama konseling modern. Media sosial, menurut dia, tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi, tetapi telah berubah menjadi arena perbandingan sosial yang intens.
Fenomena pertama adalah FOMO (Fear of Missing Out), yakni kecemasan kronis karena seseorang merasa tertinggal dibandingkan pencapaian orang lain yang dilihat melalui media sosial.
Kedua, cyberbullying, yang memungkinkan terjadinya agresi relasional tanpa batas ruang dan waktu. Ketiga adalah krisis identitas, ketika seseorang mengalami kesulitan membedakan persona yang ditampilkan secara daring dengan realitas dirinya.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 0























