Beranda / SEMESTA / Kuliah Umum Perdana BK FKIP UIA Hadirkan Dr. Yohan Kurniawan dari Universiti Malaya Soroti Tantangan Kesehatan Mental di Era Digital

Kuliah Umum Perdana BK FKIP UIA Hadirkan Dr. Yohan Kurniawan dari Universiti Malaya Soroti Tantangan Kesehatan Mental di Era Digital

Selain itu, Yohan menyoroti persoalan burnout dan kelelahan emosional yang banyak ditemukan pada mahasiswa dan pekerja muda. Kondisi tersebut antara lain dipicu hilangnya batas antara waktu produktif dan waktu istirahat.

Dampaknya dapat berupa kelelahan kognitif akibat information overload yang menurunkan konsentrasi, meningkatnya gangguan kecemasan terkait masa depan ekonomi dan karier, serta munculnya sikap apatis berupa hilangnya motivasi internal akibat kelelahan sistemik.

Peluang

Meski menghadirkan berbagai tantangan, Yohan menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak harus dipandang semata-mata sebagai sumber masalah. Bagi konselor profesional, teknologi justru dapat menjadi alat untuk memperluas jangkauan layanan.

Salah satunya melalui telekonseling atau konseling virtual. Layanan ini dapat menghapus hambatan geografis dan membuat klien yang masih ragu mendatangi klinik merasa lebih aman untuk memulai sesi konseling dari lingkungan yang mereka anggap nyaman.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan melalui aplikasi psikoedukasi dan kecerdasan artifisial (AI). Yohan menjelaskan, chatbot kesehatan mental dapat berfungsi sebagai semacam “P3K psikologis” untuk membantu memberikan stabilisasi awal sebelum seseorang memperoleh pendampingan dari konselor manusia.

Selain itu, data dari perangkat wearable seperti smartwatch berpotensi dimanfaatkan untuk membantu konselor memahami pola tidur dan tingkat stres klien secara lebih objektif.

Karena itu, menurut Yohan, tantangan kesehatan mental di abad ke-21 sekaligus membuka ruang inovasi bagi profesi konselor. Kuncinya adalah bagaimana teknologi digunakan secara profesional, etis, dan tetap menempatkan konselor manusia sebagai bagian penting dalam proses pendampingan.

Kuliah umum perdana BK FKIP UIA tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi BK untuk menghadapi perubahan karakter persoalan kesehatan mental di tengah kehidupan digital yang semakin kompleks.***()

*****

*islu/ pjmi/ wi/ nf/ 140926

Views: 0

Halaman: 1 2 3

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 89
  • 59
  • 82
  • 57
  • 611
  • 13,915
  • 75,966
  • 75,966
  • 151,695
  • 0
  • 4,821
  • 270