Beranda / SEMESTA / Tadabbur Alam & Life Skill Education “Pulih, Berkarya & Bersama Menumbuhkan Harapan”

Tadabbur Alam & Life Skill Education “Pulih, Berkarya & Bersama Menumbuhkan Harapan”

Hal ini justru menjadi pembelajaran penting bagi seluruh panitia bahwa proses pemulihan membutuhkan pendampingan yang konsisten dan memberikan pengertian. Oleh karena itu Mentor dan panitia berusaha hadir dalam setiap kegiatan, termasuk ketika peserta mengikuti permainan, berkebun, makan bersama, beribadah, maupun mengikuti kegiatan lainnya.

Dengan demikian, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar bagaimana menghadapi situasi nyata dengan dukungan yang aman.

Kegiatan ini juga memberikan pengalaman hidup yang lebih teratur. Peserta mengikuti jadwal bersama, mulai dari bangun, shalat berjamaah, makan bersama, olahraga, berkebun, permainan, hingga waktu istirahat.

Rutinitas tersebut menjadi pengalaman penting karena dalam kehidupan sehari-hari sebagian peserta terbiasa menjalani aktivitas dengan lebih bebas tanpa jadwal yang terstruktur. Melalui kegiatan bersama ini, mereka belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan kemampuan mengikuti aturan

Ketua panitia sekaligus psikolog, Etna Maria, mengungkapkan rasa tertarik, haru, dan kekagumannya terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Etna Maria, jika melihat kondisi penyintas sekitar 35 tahun lalu, situasinya sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Kesempatan bagi penyintas skizofrenia untuk pulih, bersosialisasi, bekerja, dan berkarya dahulu jauh lebih terbatas.

Kini, ia melihat perkembangan yang sangat menggembirakan. Para penyintas mampu mengikuti kegiatan bersama, beribadah, bekerja sama, berkebun, mengikuti permainan, berbagi pengalaman, dan menunjukkan kemampuan mereka.

Etna Maria mengaku memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap perkembangan para penyintas sehingga selama kegiatan ia berusaha mendampingi dan mengamati berbagai aktivitas peserta.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dengan pendampingan dan lingkungan yang tepat, penyintas dapat menjalani kehidupan dan berkarya sebagaimana anggota masyarakat lainnya.

Para peserta yang mengikuti kegiatan ini memiliki latar belakang yang beragam. Di antaranya ada lulusan SMP, SMA, SMK, D3 bahkan beberapa lulusan S1 , serta peserta yang bekerja sebagai office boy, driver online, wirausaha, karyawan swasta , bekerja paruh waktu hingga pelaku usaha online

Views: 14

Halaman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 1
  • 1
  • 87
  • 66
  • 632
  • 8,940
  • 78,075
  • 78,075
  • 153,374
  • 14
  • 4,885
  • 270