Beranda / SEMESTA / Tadabbur Alam & Life Skill Education “Pulih, Berkarya & Bersama Menumbuhkan Harapan”

Tadabbur Alam & Life Skill Education “Pulih, Berkarya & Bersama Menumbuhkan Harapan”

Para peserta terlibat langsung dalam menata taman, menanam, dan merawat tanaman serta mengecat pagar pagar dan bebatuan. Mereka bekerja dalam kelompok, saling membantu, dan menyelesaikan pekerjaan bersama. Hasilnya adalah taman yang terlihat lebih rapi, asri, dan indah.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran sederhana bahwa sesuatu yang baik membutuhkan proses. Tanaman tidak langsung tumbuh besar, begitu pula proses pemulihan. Dibutuhkan kesabaran, perawatan, lingkungan yang baik, serta dukungan dari orang-orang di sekitarnya.

Selain keterampilan dan kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan pembelajaran penting tentang perjuangan dan realitas kehidupan.

Melalui berbagai permainan, kegiatan kelompok, hingga lomba membuat taman, peserta diajak memahami bahwa dalam kehidupan nyata selalu ada keberhasilan dan kegagalan, kelebihan dan keterbatasan, menang dan kalah, serta pengalaman yang menyenangkan maupun yang tidak sesuai dengan harapan.

Pembelajaran tersebut menjadi penting karena sebagian peserta masih menghadapi tantangan ketika berhadapan dengan situasi yang tidak sesuai dengan pemikiran atau harapan mereka. Perbedaan prestasi, pengalaman masa lalu, maupun situasi kompetitif terkadang dapat memunculkan rasa sedih, marah, kecewa, atau menjadi pemicu emosional.

Karena itu, melalui pendampingan mentor, psikolog, dan panitia, setiap situasi tersebut tidak dibiarkan berkembang menjadi hal negatif. Peserta diajak belajar menerima kenyataan, mengelola emosi, menghargai kelebihan dan keterbatasan diri maupun orang lain, serta memahami bahwa kalah bukan berarti gagal sebagai manusia dan memiliki keterbatasan bukan berarti tidak memiliki nilai.

Pesan yang ingin dibangun adalah bahwa kehidupan memang merupakan perjuangan. Setiap orang memiliki perjalanan dan kemampuan yang berbeda. Yang terpenting adalah terus berusaha, belajar, berkembang, dan menemukan cara untuk menghadapi tantangan secara sehat.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa peserta sempat mengalami trigger emosional ketika mengingat pengalaman masa lalu, menghadapi perbedaan, persaingan atau menemukan situasi yang tidak sesuai dengan harapan mereka seperti pada saat pemberian apresiasi terhadap yang berprestasi

Views: 14

Halaman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 1
  • 1
  • 87
  • 66
  • 632
  • 8,940
  • 78,075
  • 78,075
  • 153,374
  • 14
  • 4,885
  • 270