Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Rapat Raksasa IKADA 1945 Ungkap Peran Kaum Betawi
- PB FORMULA Apresiasi dan Doakan Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
- 60 Tahun KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa: Transformasi Modal Sosial Menjadi Kekuatan Komunikasi Politik pada Era Network Society
- Kalimantan Selatan: Gelap di Lumbung Energi
- KEMENANGAN TALIBAN, HTS, DAN HOUTHI
- PANDUAN SAINS DAN REGULASI CUACA SERTA ARUS LAUT BAGI NAKHODA
“MoU jangan berhenti hanya pada tanda tangan seremonial atau ceremony saja. MoU ini harus menjadi pintu masuk bagi lahirnya kegiatan nyata, kolaborasi yang nyata dan manfaat yang nyata buat kita semua,” katanya.
Ia menilai jejaring tersebut juga berpotensi memperluas hubungan UIA dengan dunia usaha dan organisasi, termasuk membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional.
Peluang Magang ke Luar Negeri.
Di hadapan mahasiswa baru, Dailami mengungkapkan adanya peluang bagi mahasiswa UIA untuk mengikuti program magang internasional, termasuk ke Taiwan dan Jepang.Menurut dia, UIA telah memberangkatkan mahasiswa ke Taiwan melalui jejaring yang salah satunya dijembatani KRAT. Leles Sudarmanto.
Ia mendorong mahasiswa mempersiapkan diri sejak semester awal agar tidak kehilangan kesempatan ketika program internasional tersebut tersedia.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- LPPOM dan Balai POM DKI Jakarta Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal
- Volume Sampah Jakarta Capai Ribuan Ton per Hari, Josephine Dorong Warga Lebih Disiplin
- Danrem 072/Pamungkas Buka Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI
- Sambut Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Fauzi Amro : Prudent dan Paham Fiskal
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
- Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban
“Jangan menunggu semester akhir untuk mempersiapkan diri. Kalau ingin suatu hari magang di luar negeri, mulailah belajar bahasa dari sekarang,” ujarnya.Dailami menyebut mahasiswa dapat mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, Arab, Korea maupun Jepang. Selain bahasa, kesiapan akademik dan kompetensi juga harus dibangun sejak dini.
Ia menjelaskan, mahasiswa semester 5 atau 6 berpeluang mengikuti magang di luar negeri sembari menjalani perkuliahan jarak jauh secara daring. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga pengalaman internasional.Dailami juga meminta mahasiswa baru tidak merasa minder karena masih muda, belum berpengalaman atau belum memiliki modal yang besar.
“Semua orang besar pernah memulai dari langkah pertama,” katanya.Ia mendorong mahasiswa memulai dari hal-hal sederhana, seperti menghasilkan karya, aktif dalam organisasi kampus, mengikuti kompetisi, membangun networking, hingga mencoba merintis usaha jika memiliki ide bisnis.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 0



















