Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Hikmah dari Neutrino: Menangkap Energi Ilahi dengan Qalbun Salim
- Masyhuril Khamis Imbau Jemaah Umrah Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
- Pasca-Polemik Statement Bulan Dana PMI Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Ramdansyah Dorong 5 Langkah Strategis Pembenahan Tata Kelola Kemanusiaan di Jakarta
- Bantah Isu Tebang Pilih, Polisi Watch Minta Insan Pers Tetap Objektif
- Ketika “Upload” Medsos Mengalahkan Substansi, dan Jurnalis Dianggap Musuh
- Analisis SWOT: Navigasi Strategi Menuju Mutu Unggul Pembelajaran PAI
Keteladanan sebagai Kurikulum Kehidupan
Dalam tausiahnya, Ustaz Hilal mengajak jamaah—khususnya para siswa—untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai “kurikulum kehidupan” yang sesungguhnya. Ia menyoroti sifat-sifat mulia seperti shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebaikan), dan fathonah (cerdas) sebagai kompetensi inti yang perlu dimiliki generasi muda.
“Meneladani Nabi berarti berani jujur meski sulit, bertanggung jawab atas tugas kecil sekalipun, dan cerdas menggunakan ilmu untuk manfaat orang lain,” ujar Ustaz Hilal di hadapan ratusan siswa yang duduk rapi. Pesan ini selaras dengan visi SD Baiturrahman Ciracas yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek pembelajaran, baik akademik maupun non-akademik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Kemenhaj Perkuat Integrasi Data Kependudukan untuk Lindungi Hak Jemaah Haji
- Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik
- Polda Gorontalo Bersama Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa
- BPIP Bersama DPR RI Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Malang
- DPRD DKI Dorong Dispora Perkuat Kreativitas dan Inovasi Anak Muda
- Bawaslu Menggandeng UI Gelar ‘Campus Connect’, Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Digital
Kolaborasi Rumah dan Sekolah dalam Pembentukan Karakter
Peringatan Maulid di SD Baiturrahman Ciracas juga menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah dan keluarga. Kehadiran orang tua murid dalam acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa nilai-nilai keteladanan Nabi tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi juga dipraktikkan di rumah. Ustaz Hilal pun berpesan kepada para orang tua agar menjadi role model pertama bagi anak-anaknya, karena keteladanan nyata lebih efektif daripada sekadar nasihat lisan.
Acara ini juga menjadi momentum introspeksi bagi para pendidik. Guru-guru SD Baiturrahman Ciracas diajak untuk merefleksikan peran mereka sebagai “pewaris profesi kenabian”, di mana mengajar bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga proses pencetakan manusia yang beradab.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 4























