Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- KEMENANGAN TALIBAN, HTS, DAN HOUTHI
- PANDUAN SAINS DAN REGULASI CUACA SERTA ARUS LAUT BAGI NAKHODA
- Musrenbang tidak Hanya Sekadar Ritual: Menagih Hak Rakyat Miskin atas Anggaran Negara
- MENERAPKAN PANCA CINTA DALAM KURIKULUM MERDEKA
- Bulan Dana PMI: Antara Kesukarelaan dan Kewajiban
- Sekjen Al Jam’iyatul Washliyah Prof.DR.H.Saifuddin Herlambang S.Ag.,MA,: Alwashliyah Organisasi Perekat
Kerugian ekonomi juga nyata dirasakan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama sektor kuliner yang mengandalkan lemari pendingin untuk menjaga bahan baku makanan agar tidak pembusukan.
Menagih Janji Mundur GM PLN dan Gerakan GMPD
Krisis kelistrikan ini sebelumnya telah memicu aksi unjuk rasa besar dari elemen mahasiswa dan masyarakat di berbagai daerah Selatan dan Tengah Kalimantan. Dalam audiensi terbuka bersama perwakilan mahasiswa beberapa waktu lalu, manajemen puncak PLN sempat menyatakan target bahwa sistem kelistrikan diperkirakan akan normal kembali pada akhir September 2026 setelah perbaikan mesin di sejumlah Pembangkit Listrik (seperti PLTGU Bangkanai) rampung.

Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Danrem 072/Pamungkas Buka Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI
- Sambut Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Fauzi Amro : Prudent dan Paham Fiskal
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
- Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban
- Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Jakbar Siapkan 9 Posko Kesehatan untuk Layani Masyarakat
- ANTARA Perkuat Koordinasi dengan Instansi Terkait Cari Pewarta Foto Hilang Kontak
Hal ini memicu ingatan kolektif di masyarakat mengenai pernyataan sikap emosional saat demonstrasi, di mana muncul desakan verbal agar General Manager (GM) PLN UID Kalselteng siap menanggalkan jabatannya jika janji normalisasi pada bulan September ini gagal terealisasi.
Melihat situasi kelistrikan yang masih fluktuatif mendekati batas waktu tersebut, Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) bersama koalisi masyarakat sipil kini secara aktif menunggu tindakan nyata dari Gubernur dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
Publik mempertanyakan sejauh mana ketegasan pemerintah daerah dalam mengawal isu krusial ini.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri

Views: 37






















