Beranda / KOLOM / AKTIVIS

AKTIVIS

 6. Aktivis Bisnis.

Bisnis Aktivis jangan disamakan dengan bisnis pada umumnya. Bila seorang Aktivis bikin Perusahaan, atau Konsultan yang tidak berkaitan dengan Dunia Sosial Kemasyarakatan, maka dia termasuk Bisnisman biasa pada umumnya, bukan Bisnis Aktivis dan dia bukan Aktivis Bisnis. Aktivis Bisnis itu membuat Bisnis yang berkaitan dengan Dunia Aktivis.

6.1. Bisnis Aktivis Biasa.

Bila dia bikin Lembaga, biasanya berkaitan dengan Lembaga Pengkajian Ekonomi atau Sosial atau Politik. Apabila di bidang Hukum, biasanya mereka membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Sementara yang lebih kreatif, membuat Lembaga Survei, yang dalam 2 Dekade belakangan ini banyak yang mengkonotasikan lembaga-lembaga tersebut sebagai Lembaga Survei Abal-Abal.

Kenapa demikian? Karena sebagian besar lembaga survei – lembaga survei yang ada ternyata menjadi lembaga-lembaga yang dibayar untuk membuat survei abal-abal untuk memenangkan Pihak Pemesan.

Akan tetapi apa pun motivasi mereka, mereka tetap masuk dalam Kategori Aktivis Bisnis.

Karena semua bisnis yang disebutkan di atas bisa dikategorikan sebagai Bisnis Aktivis.

6.2. Bisnis Aktivis Luar Biasa.

Dalam kategori Luar Biasa ini ada 2 bidang besar bisnis :

6.2.1. Bisnis Demonstrasi.

Ini bisnis yang menjadikan Demonstrasi sebagai Ladang Bisnis.

Tentu saja di sini sama sekali tidak dibutuhkan Idealisme.

Ini memang semata-mata bisnis yang bersifat “dagang”, Demonstrasi Bayaran kata kuncinya.

Tampaknya Demo berjenis kelamin ini baru lahir di sekitar akhir-akhir tahun 1980-an, karena Penulis Haqul Yaqin di era Akhir 1970-an hal seperti itu belum dikenal sama sekali.

Tetapi semua Keyakinan di atas tidak menutup kemungkinan lahirnya Bisnis Demo adalah di dekade 90-an, setidaknya di awal 1990.

Menarik bila ada Pegiat Media meneliti hal ini, karena bagaimana pun hal itu merupakan suatu fenomena unik dan cukup menarik untuk diselidik.

6.2.2. Bisnis Diskusi.

Bisnis Diskusi adalah Cara Cerdas menjadikan Diskusi sebagai Ladang Penghasilan.

Tema-tema diskusi Aktivis tidak ada habis-habisnya. Mulai dari Tema Politik, Hukum, Lingkungan Hidup, Desa, Miskin Kota, Transmigrasi, Hutan Lindung, Daerah Aliran Sungai, Mafia Keadilan, Mafia Tanah, Mafia Narkoba, Mafia Jabatan dan banyak lagi.

Sumber dana bisa dari Peserta, artinya berbayar. Tetapi tidak sedikit dengan cara Mencari Sponsor, baik Sponsor Tunggal maupun Sponsor berjamaah dan atau ada juga Sponsor per orangan.

Jangan salah paham, Pelaksanaan Diskusi atau Seminar ini tidak jarang pula dilakukan di Hotel-hotel Bintang 3 ataupun Bintang 4.

Bahkan untuk Tema Ekonomi Global mereka berani menyelenggarakan Diskusi/Seminar di Hotel Bintang 5 dan berbayar.

Ada seorang Tokoh Aktivis Bisnis yang melakukan hal ini hanya dengan menggunakan 1 Tema selama belasan tahun. Temanya adalah “Kembali ke- UUD 45 Asli”, dan Tokoh tersebut konsisten dengan Tema tersebut selama setidaknya 15 tahun.

Di mana letak bisnisnya? Letak Bisnisnya adalah pada Hadirnya Sponsor.

Sponsor ini bisa Sponsor Resmi bisa juga Sponsor Bawah Tangan (Bete), biasanya per orangan.

Dan hal itu terjadi selama belasan tahun. Ini juga kadang dilakukan di Hotel berbintang dan beberapa kali di Hotel Bintang 4.

Sementara kawan kita ini hidupnya biasa-biasa saja.

Tetapi kita bisa bayangkan bagaimana nasib Aktivis Pejuang Kembali ke UUD 45 Asli (18 Agustus 1945) bila tidak ada Diskusi/Seminar Kembali ke UUD 45 Asli yang berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Tokoh Aktivis ini. (😭)

Views: 16

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 138
  • 129
  • 241
  • 217
  • 1,553
  • 13,333
  • 77,822
  • 77,822
  • 153,188
  • 25
  • 4,868
  • 270