Baca Juga di WARTA IDAMAN (6)
- Prihatin Karhutla Berkepanjangan, DPW KalSel & DPD Partai Ummat Banjarbaru Salurkan Voucher BBM dan Logistik untuk Relawan
- Krisis Kelistrikan Kalsel: Di Tengah Kabut Asap dan Air Macet, Janji Pemulihan PLN September 2026 Ditagih
- DPW Partai Ummat Kalsel & DPD Banjarbaru Menyampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Mantan Gubernur H. Rudy Ariffin
- BREAKING NEWS: Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
- “Gema Sholawat Bersama Haddad Alwi”, Perwakilan Pengurus DPD Partai Ummat Banjarbaru hadir
- DEKLARASI AKBAR PERANG MELAWAN NARKOBA, KALTENG TEGASKAN KOMITMEN BERSAMA WUJUDKAN BUMI TAMBUN BUNGAI BERSINAR
Pada tanggal 10 Februari 1998, Tukul dikabarkan menghilang bersamaan dengan hilangnya 12 Aktivis lainnya yang diduga Diculik, tanpa diketahui dengan pasti Siapa Penculiknya.
Puisi-puisi yang dilahirkan olehnya betul-betul Puisi Pemberontakan terhadap Kemapanan Pemerintahan Dzalim saat itu.
Kutipan dari Puisinya yang fenomenal adalah :
-apabila usul ditolak tanpa ditimbang
-suara dibungkam
-kritik dilarang tanpa alasan
-dituduh subversif dan mengganggu keamanan
-maka hanya ada satu kata : lawan!
Solo, 1986
1.3. Munir Said Thalib (8 Desember 1965-7 September 2004).
Adalah seorang Aktivis Hak Asasi Manusia Indonesia.
la merupakan satu dari sekian pendiri lembaga swadaya masyarakat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Imparsial.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (7)
- SANFFEST 2026: Ketika Nilai Al-Qur’an Bergerak ke Layar Sinema
- KLN FC GELAR GRAND LAUNCHING MUSIM 2026/2027 DI MALL ARTHA GADING
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Perayaan HUT ke-119 Hoo Hap Hwee Yogyakarta
- ADAM MUSTHOFA: Pemuda Langit
- SHANDY DAN EMPAT KALI PERJUSA YANG BELUM PERNAH TAMAT
- SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Perang Kediri_
Pada saat menaiki pesawat Garuda Indonesia Penerbangan 974 dari Jakarta, Indonesia menuju Amsterdam, Belanda menggunakan pesawat berjenis 747-400 pada tanggal 7 September 2004, ia dibunuh dengan cara diracun di atas pesawat dengan makanan serta minuman yang ia makan dan minum menggunakan campuran Arsen.
la merupakan pemenang Right Livelihood Award pada tahun 2000 bersama tiga orang lainnya.
Pelaksana Pembunuhan, yaitu Pilot Garuda Polycarpus telah menjalani Hukuman 14 Tahun, tetapi Dalang Utama Pembunuhannya sendiri tampaknya “Tak Terjangkau Hukum”.
1.4. Satu Tokoh Aktifis Idealis lagi yang telah mendahului kita adalah Faisal Basri, Ekonom UI yang sering mengkritik Kebijakan-kebijakan Ekonomi Pemerintah (terutama Rezim Jokowi) dalam Penggunaan Anggaran yang Korup menurutnya maupun dalam Rencana Pengalokasian yang salah kaprah.
Kini kita tak akan mendengar lagi Kritik-kritik Faisal yang Cerdas, Tegas dan Pedas. Selamat Beristirahat bung…
Sementara Aktivis-aktivis Idealis masih cukup banyak yang berkiprah dengan Komunitas dan Tema Perjuangan masing-masing.
Kadang juga terjadi Kolaborasi di antara mereka yang biasanya bertemu dalam Platform Perjuangan yang sama.
Platform Perjuangan yang paling Populer saat ini adalah Penghancuran Rezim Dinasti Jokowi.
Begitu banyak Tokoh-tokoh Aktivis Kemasyarakatan bersatu dalam Platform ini untuk Tujuan yang sama : “Hancurkan Dinasti Jokowi”.
2. Aktivis Praktisi (Murni)
Aktivis Praktisi Murni adalah Aktivis dengan Kemampuan Pengaturan Demonstrasi (pembuat skenario demo) dan tentu saja harus didukung Kondisi Fisik yang Selalu Prima.
Aktivis Praktisi Murni bukan saja Pandai Gaul, dia juga harus Cerdas Membaca Situasi Lapangan.
>>> ke Halaman 4
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Menjemput Cahaya di Ujung Lelah: Kisah Keikhlasan yang Menembus Langit
- Hikmah ke-3 Kitab Al-Hikam Karya Syekh Ibnu Athaillah al-Sakandari
- Salat dari Sisi Hakikat, Syariat, dan Tarekat
- 5 Tips Konsisten Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari agar Tetap Istiqomah
- Kajian Kitab Al-Hikam #2
- Ketum Al Washliyah: Teladani Kepemimpinan Amanah dan Keadilan Ekonomi Rasulullah
Views: 16























