Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
- Hikmah dari Neutrino: Menangkap Energi Ilahi dengan Qalbun Salim
- Masyhuril Khamis Imbau Jemaah Umrah Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
- Pasca-Polemik Statement Bulan Dana PMI Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Ramdansyah Dorong 5 Langkah Strategis Pembenahan Tata Kelola Kemanusiaan di Jakarta
- Bantah Isu Tebang Pilih, Polisi Watch Minta Insan Pers Tetap Objektif
- Ketika “Upload” Medsos Mengalahkan Substansi, dan Jurnalis Dianggap Musuh
Perubahan hukum itu bukan saja terjadi pada ketika Anda makan pete dan sejenisnya itu, tapi dalam konteks yang lain, yakni ketika Anda makan apa saja. Misal, makan/minum gula juga sama. Gula menurut dzat (esensi)-nya adalah halal, tapi jika minum berlebihan atau minum saat Anda sedang sakit diabetes, maka makanan yang tadinya secara dzat adalah halal bisa menjadi makruh atau bahkan haram karena dapat membahayakan jiwa Anda.
Dan tahukah Anda, bahwa dalam konteks yang lebih luas lagi, bahkan perubahan hukum itu terus berlanjut, bukan hanya makruh, akan tetapi bisa menjadi haram. Kenapa? Karena Anda, sadar atau tidak, disengaja atau tidak, telah menyakiti/menzhalimi orang lain. Dan muaranya dari perilaku tersebut adalah dosa.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Pertamina Gandeng Pemprov dan Polda Sulut, Distribusi BBM Dipercepat
- Kapolres Bantul Gelar Jumat Keliling di Pandak, Siapkan Petugas Penyeberangan Pelajar
- Subuh Penuh Makna, Kapolda Gorontalo Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat
- Masyhuril Khamis Harap Wajib Halal Tahap Kedua Konsisten Dilaksanakan
- Raih Top GPR Figure Award 2026, Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag
- Ketum Al Washliyah Masyhuril Khamis Apresiasi Langkah Kapolri yang Dekat dengan Rakyat, Ulama, dan Pesantren
Selain memiliki potensi menyakiti, mengganggu, dan membikin tidak nyaman orang lain atau jamaah lain yang sedang sholat berjama’ah, juga bisa mengganggu para malaikat yang berada di dalam masjid.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Jabir ra, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;
مَنْ أَكَلَ الْبَصَلَ وَالثُّومَ وَالْكُرَّاثَ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا، فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ بَنُو آدَمَ
“Barangsiapa yang makan bawang merah dan bawang putih serta daun bawang, hendaknya jangan mendekati masjid kami. Sesungguhnya malaikat terganggu sebagaimana anak Adam merasa terganggu”.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 41























