Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Senator Dailami Firdaus Tolak Konser Israel & New Breed, di Jakarta
- Azis Khafia : Waspada Komunis Gaya Baru! Mengenang G 30 S/ PKI
- PMA, Kunci Batam menjadi “Dubai Kecil” di Sumatera
- TRANSFORMASI SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS DATA, KEPEMIMPINAN EFEKTIF DAN PENGUATAN BUDAYA MUTU BERKELANJUTAN
- Konsep mutu lembaga pendidikan, mutu sekolah.
- Mengenal H. Heriansyah, S.E., M.A.P.: Tokoh Politik, Pemimpin Organisasi, dan Pejuang Aspirasi Masyarakat dari Sampit
Dewan Pembina SWI Jaya, M. Guntur Alting, menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi wartawan yang berhimpun di bawah SWI Jaya bukan hanya membangun organisasi, tetapi juga menjaga marwah profesi di tengah perubahan lanskap media yang semakin cepat.
«“Di sinilah letak ujian terberat bagi wartawan yang bernaung di bawah SWI Jaya. Organisasi ini harus berdiri sebagai benteng,” ujar M. Guntur Alting.»
Menurutnya, Kode Etik Jurnalistik tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal atau sekadar materi dalam uji kompetensi wartawan. Kode etik harus menjadi pedoman moral yang membimbing setiap insan pers dalam menjalankan profesinya.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- BPIP Bersama DPR RI Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Malang
- DPRD DKI Dorong Dispora Perkuat Kreativitas dan Inovasi Anak Muda
- Bawaslu Menggandeng UI Gelar ‘Campus Connect’, Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Digital
- 189 Aduan Masuk, Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah
- 50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan
- Bawaslu Jakarta Timur Gelar Penguatan Kapasitas melalui Klinik Pemilu Edisi III
“Kode etik jurnalistik bukan sekadar hafalan uji kompetensi atau hiasan di dinding kantor redaksi, melainkan sebuah panglima moral,” tegasnya.
Ia menambahkan, SWI Jaya harus mampu merawat identitas organisasi sebagai wadah wartawan yang kredibel, independen, dan objektif. Prinsip tersebut dinilai semakin penting di tengah persaingan media digital yang kerap menjadikan kecepatan dan jumlah klik sebagai ukuran utama keberhasilan sebuah pemberitaan.
SWI Jaya, kata dia, tidak boleh kehilangan orientasi jurnalistik hanya demi mengejar trafik.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 16





















