Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Peluang Investasi Data Center, jangan seperti Pelanduk terperosok dua kali
- KETIKA INFORMASI MENYAMAR MENJADI ILMU PENGETAHUAN: Adab Dan Ilusi Pengetahuan Di Era Digital
- Senator Dailami Firdaus Tolak Konser Israel & New Breed, di Jakarta
- Arsul Sani dan Ujian Transparansi Dokumen Pendidikan Gibran di MK
- Azis Khafia : Waspada Komunis Gaya Baru! Mengenang G 30 S/ PKI
- PMA, Kunci Batam menjadi “Dubai Kecil” di Sumatera
“Nggih, nggih. Bismillah… Alhamdulillah,” ucap KH Faisol singkat.
Momen tersebut berlangsung saat Gus Rozin sowan kepada KH Faisol Anwar di Bangkalan. KH Faisol merupakan cicit Syaikhona Kholil Bangkalan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Kholiliyah An Nuroniyah. Ia juga dikenal sebagai salah satu sesepuh Bani Syaikhona Kholil serta Rais Syuriyah PCNU Bangkalan.
Sebelumnya, Gus Rozin duduk bersila di atas karpet menghadap KH Faisol yang duduk di sofa. Sebuah meja kecil berada di antara keduanya. Beberapa orang turut mendampingi, sementara percakapan berlangsung dalam suasana dekat dan sederhana.
Setelah berbincang, Gus Rozin kemudian diajak menuju sebuah ruangan yang menyimpan sejumlah benda bersejarah. Di ruangan itulah pengalungan sorban berlangsung.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- BPIP Bersama DPR RI Perkuat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Malang
- DPRD DKI Dorong Dispora Perkuat Kreativitas dan Inovasi Anak Muda
- Bawaslu Menggandeng UI Gelar ‘Campus Connect’, Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Digital
- 189 Aduan Masuk, Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah
- 50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan
- Bawaslu Jakarta Timur Gelar Penguatan Kapasitas melalui Klinik Pemilu Edisi III
Selepas pengalungan sorban, KH Faisol mengajak Gus Rozin melihat sebuah peti kayu tua yang tersimpan di ruangan tersebut. Benda yang menyerupai koper tempo dulu itu kemudian dijelaskan oleh KH Faisol.
“Koper, koper biyen niki,” tutur KH Faisol. (Koper, ini koper zaman dulu).
Gus Rozin mendekat dan memperhatikan bagian-bagian koper yang ditunjukkan. Pada bagian luar koper terdapat sebuah tulisan.
“Ada tulisan H. Khalil,” ujar salah seorang yang hadir.
“Nggih, K.H. Khalil,” jawab KH Faisol.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri
Views: 12





















