Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
- Kepecayaan (Trust) harus Dijaga

Enam Serial Novel Fantasi Religi karya MJK,. Bisa anda dapatkan dengan Harga terbaik Rp.100 ribu per eksemplar sudah termasuk Ongkir untuk di Pulau Jawa. Untuk di luar Pulau Jawa ada tambahan Ongkir.
Silahkan hubungi kontak WA MJK untuk informasi & order
- Blue Moon
- Suksesi Tak Berdarah
- Sayidin Panotogomo
- Tiga Pendekar Langit
- Salahudin Jalal Tanjung
- Adam Musthofa.
“ORDER BUKU” silahkan kontak wa saya MJK: 081266804830
“Tetapi itu semua tidak berarti kamu bisa menolak perintah Raja Danang. Sabda Raja telah jatuh. Sebagai Jenderal Panglima Perang Raja Danang, kamu harus taat dan patuh. Dedikasi dan integritas harus kamu tunjukkan sebagai akhlak seorang prajurit sesuai dengan sunah Rasul yang harus kita teladani dalam menjalani kehidupan ini. Itu risiko yang kamu hadapi sebagai jenderal, Salahudin!” Panjang lebar Pendekar Langit Abu Arang memberi penjelasan dengan suara keras.
Pendekar Langit Abu Arang merasa malu kepada Raja Danang karena pernah merasa ingin menjadi ahli jihad, sehingga dahulu selalu ingin membela kebenaran, bahkan sering berlawanan dengan Raja Danang Sayidin Panotogomo. Mereka terjebak dalam pertempuran segitiga yang mengakibatkan terluka parah, bahkan sampai mengancam jiwa. Berkat jasa Wahyudi yang menyadarkan kekeliruan mereka, akhirnya mereka selamat dari kematian.
Pendekar Langit Abu Arang tidak ingin Salahudin yang telah menerima ajian seribu bulan dan telapak tangan langit dari dirinya mengulang kembali perseteruan dengan Raja Danang Sayidin Panotogomo karena berani menolak sabda raja.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Tradisi Serah Terima Dandim 0734/Yogyakarta
- Hari Jadi Ke-75 Humas Polri: Kapolda Gorontalo Berbagi Kehangatan Dengan Insan PERS
- Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi
- Kemenhaj Tetapkan Rencana Perjalanan Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April
- Kapolda Gorontalo Dan Ketua Bhayangkari Daerah Hadiri Donor Darah Hari Jadi KE-75 Humas POLRI
Nasihat Wahyudi, putra sulung Ki Ageng Batman yang berguru kepada Ustaz Bondan Kaja, ayahanda Raja Danang Sayidin Panotogomo, telah membuat Pendekar Langit Abu Arang bersama Pangeran Hafiz Bagus Tinukur, serta Raja Danang sadar telah salah menempuh jalan. Ketiganya bermimpi ingin menjadi 3 Pendekar Langit, tetapi yang terjadi malah bertempur untuk tujuan dunia, bukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.
Tentu saja Pendekar Langit Abu Arang tidak ingin Salahudin terjebak dalam situasi dan kondisi yang sama karena telah menjadi orang sakti berkat ajian seribu bulan dan telapak tangan langit, lalu berani melawan sabda raja. Meskipun Pendekar Langit Abu Arang tahu betul tidak dapat memaksa Salahudin, karena setiap keputusan atau pilihan yang diambil seseorang sangat bergantung pada kesadaran orang itu sendiri.
Apakah Salahudin masih merasa harus menjalankan perintah Allah dengan mengikuti petunjuk Rasulullah, yaitu tetap mengedepankan akhlak seorang jenderal yang menjunjung tinggi dedikasi dan integritas kepada sabda raja atau justru memilih untuk menolak sabda raja, karena lebih mengutamakan permintaan ibunya.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN: Karya MJK
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Jenasah Niki Hilang_
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Misi Penyelamatan Keluarga Istana Matraman Raya_
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Tragedi di Istana Kerajaan Matraman Raya_
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Bencana di Istana kerajaan Matraman Raya_
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Ustaz Bondan Kaja dan Bupati Kediri Menghilang_
SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Ramai-Ramai Menuju Kediri_
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri

Views: 18






















